Rabu, 13 April 2011
Atheist
Selasa, 12 April 2011
Tari Gandrung
Senin, 11 April 2011
PSK berharap?
Kamis, 07 April 2011
Kegelisahan yang selalu menyelimuti
Selasa, 05 April 2011
Si Bocah Malam
Minggu, 20 Maret 2011
Arti Penderitaan Bagi Orang Awam

Penderitaan menurut saya adalah sesuatu hal yang tidak mengenakkan bagi kita, dimana kita dapat merasa sedih, kecewa, putus asa, marahdan hal-hal lain yang membuat kita merasa tertekan. Kenapa ya setiap manusia harus mengalami derita? Kalau kata Khalil Gibran. “Pedihnya derita, adalah pecahnya peristiwa, koyaknya kulit ari yang membungkus kesadaran pengertian”. Dari sudut pandang orang awam seperti saya maksud dari sang penyair terkenal itu adalah wujud dari rasa perhatian Tuhaan terhadap hambanya. Jadi tuhan akan memberikan penderitaan kepada setiap hambanya sebagai pembelajaran agar menjadi manusia yang lebih baik lagi. Sebut saja itu sebuah ujian dari Tuhan. Contoh gampangnya saja, setiap murid pasti menghadapi ujian untuk melangkah ke kelas yang lebih tinggi. Bila mereka lulus pastinya. J. Lulus atau tidaknya dari ujian tersebut tergantung dari setiap usaha individunya, apakah dia mampu atau tidak menghadapi ujian tersebut.
Jadi sekarang kita sedikit mengerti kenapa penderitaan itu ada. Tapi kenapa ya terkadang beban derita yang kita hadapi tidak seringan dengan penderitaan orang lain. Setelah saya pikir matang-matang ternyata penderitaan itu relatif ya..? contoh: bagi anak kecil kehilangan mainan kesayangannya adalah penderitaan yang besar buat mereka. Bagi beberapa remaja bila putus cinta, terasa akan akhir dari dunia. Jadi saya berkesimpulan, setiap manusia mempunyai kekurangan dan kelebihan masing-masing, oleh karena itu Tuhan memberikan cobaan yang berbeda di setiap individu. Yang saya yakini, Tuhan tidak akan memberikan cobaan kepada hambanya melebihi kapasitasnya, dan kata orang bijak lagi, tidak ada penyakit yang tidak bisa diobati.
Memang terkadang kita tidak sanggup menghadapi cobaan yang dibetikan Tuhan. Sangat menyesakkan. Sakit. Tidak ingin berurusan lagi. Lebih dari itu, bahkan sesekali terbesit dipikiran untuk menghindar dan mengingkarinya. Tidak sedikit orang yang bunuh diri akibat tidak kuat menanggung derita yang dihadapi. Tapi apakah dengan menghindar, atau mengingkari masalah dapat selesai? Sekali lagi jawaban saya adalah absolutly,no. Masalah bila kita hindari akan semakin besar. Sesulit apapun masalah atau cobaan yang kita hadapi, haruslah dihadapi dengan berjiwa besar. Lapang dada. Dewasa. Saya pun masih harus banyak belajar dalam tahap ini. Tahap dimana kita harus ikhlas dan sabar. Apalagi dengan jiwa muda ini, sering kali kita bersikap kurang dewasa saat menghadapi masalah. Marah-marah, menyalahkan orang lain, bahkan terkadang Tuhan pun disalahkan, kenapa ini semua tidak adil. Tentu saja hal itu salah, emosi terkadang ikut campur dalam hal itu. Tidak bisa mengontrol diri. Penyesalan yang diakhir.
Kesabaran, keikhlasan akan cobaan dan penderitaan. Tegar walau serasa petir menggelegar. Bangkit walaupun sulit. Percaylah kepada Allah.
Sumber gambar : http://toilethenchan.blogspot.com/2010_05_01_archive.html
Rabu, 16 Maret 2011
Keadilan yang Sebelah Mata
Banyumas - Nenek Minah (55) tak pernah menyangka perbuatan isengnya memetik 3 buah kakao di perkebunan milik PT Rumpun Sari Antan (RSA) akan menjadikannya sebagai pesakitan di ruang pengadilan. Bahkan untuk perbuatannya itu dia diganjar 1 bulan 15 hari penjara dengan masa percobaan 3 bulan.
Ironi hukum di Indonesia ini berawal saat Minah sedang memanen kedelai di lahan garapannya di Dusun Sidoarjo, Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah, pada 2 Agustus lalu. Lahan garapan Minah ini juga dikelola oleh PT RSA untuk menanam kakao.
Ketika sedang asik memanen kedelai, mata tua Minah tertuju pada 3 buah kakao yang sudah ranum. Dari sekadar memandang, Minah kemudian memetiknya untuk disemai sebagai bibit di tanah garapannya. Setelah dipetik, 3 buah kakao itu tidak disembunyikan melainkan digeletakkan begitu saja di bawah pohon kakao.
Dan tak lama berselang, lewat seorang mandor perkebunan kakao PT RSA. Mandor itu pun bertanya, siapa yang memetik buah kakao itu. Dengan polos, Minah mengaku hal itu perbuatannya. Minah pun diceramahi bahwa tindakan itu tidak boleh dilakukan karena sama saja mencuri.
Sadar perbuatannya salah, Minah meminta maaf pada sang mandor dan berjanji tidak akan melakukannya lagi. 3 Buah kakao yang dipetiknya pun dia serahkan kepada mandor tersebut. Minah berpikir semua beres dan dia kembali bekerja.
Namun dugaanya meleset. Peristiwa kecil itu ternyata berbuntut panjang. Sebab seminggu kemudian dia mendapat panggilan pemeriksaan dari polisi. Proses hukum terus berlanjut sampai akhirnya dia harus duduk sebagai seorang terdakwa kasus pencuri di Pengadilan Negeri (PN) Purwokerto.
Dan hari ini, Kamis (19/11/2009), majelis hakim yang dipimpin Muslih Bambang Luqmono SH memvonisnya 1 bulan 15 hari dengan masa percobaan selama 3 bulan. Minah dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 362 KUHP tentang pencurian.
Selama persidangan yang dimulai pukul 10.00 WIB, Nenek Minah terlihat tegar. Sejumlah kerabat, tetangga, serta aktivis LSM juga menghadiri sidang itu untuk memberikan dukungan moril.
Hakim Menangis
Pantauan detikcom, suasana persidangan Minah berlangsung penuh keharuan. Selain menghadirkan seorang nenek yang miskin sebagai terdakwa, majelis hakim juga terlihat agak ragu menjatuhkan hukum. Bahkan ketua majelis hakim, Muslih Bambang Luqmono SH, terlihat menangis saat membacakan vonis.
"Kasus ini kecil, namun sudah melukai banyak orang," ujar Muslih.
Vonis hakim 1 bulan 15 hari dengan masa percobaan selama 3 bulan disambut gembira keluarga, tetangga dan para aktivis LSM yang mengikuti sidang tersebut. Mereka segera menyalami Minah karena wanita tua itu tidak harus merasakan dinginnya sel tahanan
sumber: http://www.detiknews.com/read/2009/11/19/152435/1244955/10/mencuri-3-buah-kakao-nenek-minah-dihukum-1-bulan-15-hari?991101605
Diatas merupakan salah satu kasus yang sangat memilukan..dimana seorang nenek yang hanya ketauan mencuri 3 buah kakao dipenjara, ya..memang mencuri itu taidak baik,tapi bagaimana dengan para koruptor-koruptor yang berkedok sebagai anggota dewan yang sudah-sudah ketahuan bersalah tidak dihukum?
Coba saja lihat seorang Gayus Tambunan!soerang mafia pajak yang sudah merugikan negara yang kabarnya bisa sampai triliyunan rupiah bisa jalan-jalan nonton tenis, padahal sedang menjalani masa hukuman penjara?Ada lagi mengenai pejabat yang diberikan mobil mewah baru oleh pemerinta yang harganya melebihi 1 milyar tiap mobilnya, sayapun sebagai orang awan melihatnya terlalu miris. karena masih ada yang lebih penting dari pada membelikan pejabat mobil mewah, alokasikan saja dananya ke daerah-daerah yang gedung sekolahnya sudah bobrok, bisa saja kan?